Edukasi Update, Subang, Jawa Barat, 14 November 2025 – Perkembangan pemasaran digital membuka peluang baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar. Dalam upaya meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap pemanfaatan platform digital, Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Subang menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Digital Marketing dan Cara Berjualan di TikTok Shop” pada Jumat (14/11), pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.
Pada kegiatan tersebut, Bima Azhar Subagza, kreator digital yang dikenal melalui akun TikTok @bimaazhars dan Official TikTok Affiliate Education Partner, hadir sebagai pemateri untuk membagikan pengalaman dan wawasan mengenai strategi pemasaran digital, pengembangan konten, serta pemanfaatan ekosistem TikTok Shop dalam mendukung pertumbuhan UMKM.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis kepada para pelaku UMKM mengenai perubahan perilaku konsumen di era digital. Seiring meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sumber informasi produk, pelaku usaha didorong untuk mulai memanfaatkan konten video pendek sebagai salah satu strategi pemasaran yang efektif.
Dalam sesi materi, Bima menjelaskan bahwa pemasaran digital tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga pada kemampuan membangun kepercayaan melalui konten yang informatif, konsisten, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Media sosial telah mengubah cara masyarakat mengenal sebuah produk. Karena itu, UMKM perlu mulai membangun kehadiran digital yang mampu memberikan informasi secara jelas sekaligus menciptakan kepercayaan kepada calon pelanggan,” ujar Bima Azhar Subagza dalam pernyataan untuk siaran pers ini.
Selain membahas dasar-dasar digital marketing, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai cara memanfaatkan TikTok Shop sebagai salah satu kanal penjualan. Materi mencakup pentingnya memahami target pasar, menyusun strategi konten, memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia di platform, serta membangun konsistensi dalam memproduksi video.
Sebagai Official TikTok Affiliate Education Partner, Bima membagikan pengalaman mengenai praktik terbaik dalam membuat konten yang mampu menarik perhatian audiens tanpa mengabaikan kualitas informasi yang disampaikan. Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah akun tidak hanya ditentukan oleh satu video yang viral, tetapi oleh sistem kerja yang berkelanjutan dan evaluasi yang dilakukan secara rutin.
Menurut Bima, banyak pelaku UMKM sebenarnya telah memiliki produk yang berkualitas, namun belum mampu memaksimalkan potensi pemasaran digital. Oleh sebab itu, kemampuan membuat konten sederhana menggunakan perangkat yang dimiliki menjadi salah satu keterampilan yang perlu dikembangkan.
Selama sesi berlangsung, peserta juga diajak berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi ketika mulai memasarkan produk secara digital. Berbagai pertanyaan mengenai algoritma, strategi meningkatkan jangkauan konten, hingga membangun kepercayaan pelanggan menjadi bagian dari diskusi interaktif yang berlangsung sepanjang kegiatan.
“Saya berharap semakin banyak UMKM yang berani memulai. Tidak perlu menunggu peralatan yang sempurna, karena yang paling penting adalah mulai membangun kebiasaan membuat konten dan terus belajar dari setiap prosesnya,” kata Bima.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga jam tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam meningkatkan literasi digital bagi pelaku usaha di Kabupaten Subang. Melalui kombinasi materi dan diskusi, peserta memperoleh gambaran mengenai bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha.
Bima juga menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah memberikan kesempatan yang lebih merata bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan strategi yang tepat, konten yang dipublikasikan secara konsisten dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar.
Sebagai kreator digital, Bima terus mengembangkan akun @bimaazhars dengan fokus pada konten yang informatif mengenai produk, strategi affiliate marketing, dan pemanfaatan media digital. Pengalaman tersebut menjadi dasar dalam berbagi wawasan kepada pelaku UMKM agar lebih siap menghadapi perkembangan ekonomi digital.
Melalui kegiatan di PLUT Kabupaten Subang, Bima berharap semakin banyak pelaku usaha yang mampu memanfaatkan teknologi sebagai peluang untuk mengembangkan bisnis. Ia meyakini bahwa kolaborasi antara kreator digital, lembaga pendamping usaha, dan pelaku UMKM dapat mempercepat proses transformasi digital di tingkat daerah.
Dengan meningkatnya literasi digital di kalangan pelaku usaha, diharapkan semakin banyak produk lokal yang mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan media sosial dan platform perdagangan digital secara optimal.
Tentang Bima Azhar Subagza
Bima Azhar Subagza merupakan kreator digital yang dikenal melalui akun TikTok @bimaazhars. Sebagai Official TikTok Affiliate Education Partner, ia aktif berbagi pengetahuan mengenai affiliate marketing, strategi konten digital, dan pemanfaatan TikTok Shop melalui berbagai kegiatan edukasi serta pengembangan konten yang berfokus pada informasi produk dan pemasaran digital.











