MALAYSIA – Semangat pengabdian lintas negara ditunjukkan oleh delapan mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) yang berpartisipasi dalam program BBK International 2026 di Universiti Putra Malaysia. Program berskala internasional ini memberikan peluang berharga bagi mahasiswa untuk belajar, bertukar wawasan, serta terlibat langsung dalam aktivitas akademik dan pengabdian masyarakat.
Delegasi mahasiswa UNAIR yang terlibat meliputi Naura Imtiyazan Niswah, Putu Indah Dita Padmayani, Faizah Fitriani, Griffan Qisthan Rafidayn, Qarina Wanda Salsabila, Dompak Nahason E.S., Intan Ayu Chesya, dan Shandika Maurifki Alhudi. Rangkaian kegiatan mereka berlangsung pada 11–15 Mei 2026 yang tersebar di beberapa lokasi, yaitu Universiti Putra Malaysia, Hospital of Sultan Abdul Aziz Shah (HSAAS) in UPM: Hospital under UPM, serta Islamic Boarding School Maahad Tahfidz Ihya’ Al-Ahmadi.
Agenda diawali pada 12 Mei 2026 dengan program community service (pengabdian masyarakat) di Maahad Tahfidz Ihya’ Al-Ahmadi. Di sana, delegasi mahasiswa membantu jalannya edukasi kesehatan terkait penyakit infeksi pada remaja. Materi tersebut disampaikan oleh empat akademisi yang juga dosen dan peneliti UNAIR yang aktif berkolaborasi di Institute of Tropical Disease (ITD), yaitu:
- Ibu Dwi Wahyu Indriati, Si., Ph.D. (Koordinator Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Vokasi UNAIR)
- Ibu Laura Navika Yamani, Si., M.Si., Ph.D. (Dosen Divisi Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat [FKM] UNAIR sekaligus Sekretaris ITD)
- Ibu Dr. Siti Qamariyah Khairunisa, S.Si., M.Si. (Pakar HIV/AIDS alumni Fakultas Kedokteran yang aktif sebagai peneliti ahli di ITD UNAIR)
- Ibu Zayyin Dinana, drh., M.Si. (Dokter hewan alumni Fakultas Kedokteran Hewan yang aktif sebagai peneliti ahli di ITD UNAIR)
Selain membantu edukasi kesehatan, para mahasiswa memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan lingkungan akademik di Indonesia dengan berbagi informasi mengenai Universitas Airlangga kepada para siswa. Selama program di Malaysia, seluruh kegiatan mahasiswa didampingi oleh Ibu Dwi Wahyu Indriati, S.Si., Ph.D. yang bertindak sebagai Supervisor dan Dosen Pendamping Lapangan (DPL).
Melalui interaksi langsung ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga dalam memahami budaya dan sistem pendidikan yang berbeda, sekaligus belajar tentang pentingnya kepedulian sosial serta kolaborasi internasional.
Salah satu delegasi, Griffan Qisthan Rafidayn, mengungkapkan kesan mendalamnya. “Saya merasa senang dan bersyukur dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini, bertemu dan berinteraksi dengan teman-teman baru di lingkungan yang berbeda serta memperoleh pengalaman di tingkat internasional,” kata Griffan. Ia juga menambahkan bahwa saat sesi pengenalan UNAIR di Maahad Tahfidz Ihya’ Al-Ahmadi, beberapa siswa menunjukkan ketertarikan serta rasa ingin tahu yang tinggi mengenai UNAIR dan kehidupan perkuliahan di Indonesia. Hubungan tersebut terjalin lewat pertukaran cerita yang hangat dan sederhana.
Kegiatan berlanjut pada 13 Mei 2026 dengan agenda kuliah tamu dan diskusi akademik di Fakulti Perubatan dan Sains Kesihatan, Universiti Putra Malaysia. Momen ini memperluas wawasan mahasiswa mengenai iklim akademik di perguruan tinggi Malaysia. Keesokan harinya, pada 14 Mei 2026, delegasi melakukan kunjungan laboratorium dan observasi fasilitas kesehatan di Hospital of Sultan Abdul Aziz Shah (HSAAS) in UPM: Hospital under UPM. Lewat observasi ini, mahasiswa mendapatkan gambaran komprehensif mengenai fasilitas lab, sistem pelayanan kesehatan, serta implementasi teknologi pendidikan di sana.
Keikutsertaan mahasiswa UNAIR dalam BBK International 2026 ini juga menjadi wujud nyata dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan edukasi kesehatan berkontribusi pada SDG 3 (Good Health and Well-Being), sementara aktivitas akademik mendukung SDG 4 (Quality Education). Selain itu, sinergi antara Universitas Airlangga dan Universiti Putra Malaysia menjadi perwujudan dari SDG 17 (Partnerships for the Goals). Program ini sukses membekali mahasiswa UNAIR dengan pengalaman internasional yang berharga demi pengembangan diri dan akademik di masa depan.











