Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

UPN Veteran Jatim Kembangkan Sistem Presensi RFID Terintegrasi Notifikasi Orang Tua di MI Roudlotul Ulum

×

UPN Veteran Jatim Kembangkan Sistem Presensi RFID Terintegrasi Notifikasi Orang Tua di MI Roudlotul Ulum

Sebarkan artikel ini
Picture2kjtr
UPN Veteran Jawa Timur kenalkan teknologi presensi RFID untuk mendukung digitalisasi layanan pendidikan.

Penulis : Muhammad Nasrudin

Editor : Alzam Amani

EDUKASI UPDATE, SIDOARJO, Senin 22 Juli 2026 — Tim dosen Program Studi Sains Data, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di MI Unggulan Boarding School Roudlotul Ulum, Pilang, Wonoayu, Sidoarjo. Kegiatan ini mengangkat program Implementasi Sistem Presensi Berbasis RFID Terintegrasi Notifikasi Orang Tua.

Program pengabdian masyarakat ini dipimpin oleh Muhammad Nasrudin dari Program Studi Sains Data UPN “Veteran” Jawa Timur. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari skema hibah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN “Veteran” Jawa Timur sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam membantu lembaga pendidikan menerapkan teknologi digital yang sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Sistem presensi berbasis RFID ini dikembangkan untuk membantu sekolah dalam melakukan transformasi digital pada proses pencatatan kehadiran siswa. Melalui sistem tersebut, siswa dapat melakukan presensi dengan cara menempelkan kartu RFID pada alat presensi. Setelah kartu terbaca, data kehadiran siswa akan masuk ke sistem dan dapat terhubung dengan notifikasi kepada orang tua.

Selain fitur presensi dan notifikasi, sistem ini juga telah dilengkapi dengan rekap kehadiran, laporan presensi, serta dashboard monitoring. Fitur tersebut diharapkan dapat membantu pihak sekolah, khususnya guru dan operator, dalam memantau kehadiran siswa secara lebih mudah, cepat, dan terstruktur.

Ketua tim pengabdian, Muhammad Nasrudin, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan sekolah dalam pengelolaan presensi siswa yang lebih efektif dan transparan.

“Harapannya, sistem ini tidak hanya membantu proses presensi harian, tetapi juga memudahkan sekolah dalam melakukan monitoring kehadiran, membuat laporan, serta meningkatkan komunikasi antara sekolah dan orang tua,” ujar Nasrudin.

Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian melakukan beberapa tahapan kegiatan, mulai dari diskusi kebutuhan dengan pihak sekolah, perakitan alat, pemasangan sistem, pengujian presensi RFID, pelatihan penggunaan dashboard kepada guru dan operator, hingga sosialisasi penggunaan sistem kepada orang tua siswa. Sosialisasi kepada orang tua menjadi bagian penting agar wali murid memahami manfaat sistem, khususnya terkait penerimaan notifikasi kehadiran anak secara lebih cepat.

Guru MI Unggulan Boarding School Roudlotul Ulum sekaligus operator utama sistem, Ustadzah Silfi Masrifatin Nisa, menyampaikan bahwa sistem ini sangat membantu sekolah dalam mengelola data kehadiran siswa.

“Dengan adanya sistem ini, proses presensi bisa lebih praktis. Kami juga lebih mudah melihat rekap kehadiran dan memantau data siswa melalui dashboard,” ungkap Ustadzah Silfi.

Program pengabdian masyarakat ini juga sejalan dengan komitmen UPN “Veteran” Jawa Timur dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) prioritas UPN, khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Pemanfaatan teknologi digital dalam administrasi sekolah menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas layanan Pendidikan serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan.

Melalui kegiatan ini, sistem presensi berbasis RFID terintegrasi notifikasi orang tua diharapkan dapat mulai diimplementasikan pada tahun ajaran ini. Dengan penerapan tersebut, MI Unggulan Boarding School Roudlotul Ulum diharapkan dapat menjadi salah satu contoh sekolah yang mulai menerapkan teknologi sederhana namun berdampak nyata dalam mendukung tata kelola pendidikan yang lebih modern,