Subang – Kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darussalam Kunir melaksanakan program pendampingan pembelajaran makhorijul huruf dan bahasa Arab bagi para santri Madrasah Diniyah Al-Ittihad, Desa Cidahu, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 10 hingga 13 Agustus 2026, dan menjadi salah satu program kerja dalam rangkaian kegiatan KKN kelompok tersebut di lingkungan Desa Cidahu.
Program pendampingan ini digagas sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya membantu para santri memahami cara pelafalan huruf hijaiyah yang baik dan benar sesuai kaidah makhorijul huruf, sekaligus mengenalkan kosakata dasar bahasa Arab sejak usia dini sebagai bekal untuk memahami bahasa Al-Qur’an di kemudian hari.
Dalam pelaksanaannya, pendampingan pembelajaran dibagi berdasarkan jenjang kelas agar materi yang disampaikan lebih sesuai dengan tingkat kemampuan dan kebutuhan belajar masing-masing santri. Materi makhorijul huruf diajarkan kepada santri kelas 1, 2, dan 3, dengan fokus pada pengenalan dan pelafalan huruf-huruf hijaiyah secara bertahap. Sementara itu, materi bahasa Arab dasar diberikan kepada santri kelas 4, 5, dan 6, mencakup pengenalan kosakata sehari-hari serta latihan sederhana untuk membangun pemahaman awal terhadap struktur bahasa Arab.
Selama empat hari pelaksanaan, mahasiswa KKN mendampingi santri secara langsung dengan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Berbagai pendekatan digunakan agar santri tidak merasa jenuh, mulai dari pengulangan pelafalan huruf secara bersama-sama, permainan edukatif seputar kosakata bahasa Arab, Metode ini dinilai efektif membantu santri memahami materi dengan lebih mudah dan menyenangkan.
Ketua Kelompok 4 KKN STAI Darussalam Kunir, Ahmad Haikal Mufid, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para santri Madrasah Diniyah Al-Ittihad. Menurutnya, program pendampingan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik dan benar, tetapi juga menumbuhkan minat belajar bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an di kalangan generasi muda Desa Cidahu.
“Kami berharap melalui pendampingan ini, para santri dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, sekaligus menumbuhkan minat belajar bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an,” ujar Ahmad Haikal Mufid.
Ia menambahkan, pembagian materi berdasarkan jenjang kelas sengaja dirancang agar proses pembelajaran berjalan lebih efektif, mengingat kemampuan dasar santri kelas rendah dan kelas tinggi tentu berbeda. Dengan pendekatan tersebut, setiap santri diharapkan mendapatkan materi yang sesuai dengan tahap perkembangan belajarnya masing-masing.
Antusiasme turut ditunjukkan oleh para santri selama proses pembelajaran berlangsung. Mereka terlihat sangat senang dan bersemangat belajar bersama kakak-kakak mahasiswa KKN STAI Darussalam Kunir, yang dinilai membawa suasana belajar baru dan menyenangkan di lingkungan madrasah. Interaksi hangat antara mahasiswa dan santri turut menciptakan suasana belajar yang akrab, sehingga santri lebih terbuka dan aktif selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan pendampingan ini juga mendapat sambutan positif dari pihak Madrasah Diniyah Al-Ittihad, yang menilai program semacam ini memberikan warna baru dalam proses pembelajaran santri sehari-hari. Kehadiran mahasiswa KKN dianggap mampu memberikan motivasi tambahan bagi santri untuk lebih giat belajar, baik dalam hal pelafalan huruf hijaiyah maupun pengenalan kosakata bahasa Arab.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Kelompok 4 berharap dapat memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an dan bahasa Arab di Madrasah Diniyah Al-Ittihad, Desa Cidahu, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dilanjutkan pada masa mendatang, baik oleh kelompok KKN berikutnya maupun oleh pihak madrasah secara mandiri, guna menjaga keberlanjutan semangat belajar santri dalam mendalami ilmu agama.
Berita ini dipublikasikan sebagai bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir Tahun 2026.











