Scroll untuk baca artikel
Daerah

UNM dan MGMP IPA Takalar Gelar Pelatihan Gemini AI, Mendorong Guru Merancang Media Pembelajaran Inovatif

×

UNM dan MGMP IPA Takalar Gelar Pelatihan Gemini AI, Mendorong Guru Merancang Media Pembelajaran Inovatif

Sebarkan artikel ini
Pemaparan Materi Pengenalan Tools pada Gemini AI oleh Tim PKM Jurusan Pendidikan IPA UNM.jpg
Pemaparan Materi Pengenalan Tools pada Gemini AI oleh Tim PKM Jurusan Pendidikan IPA UNM

TAKALAR — Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) berkolaborasi dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Kabupaten Takalar menggelar pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Kegiatan yang berfokus pada penggunaan Gemini AI untuk merancang media pembelajaran inovatif ini berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026, berpusat di UPT SMP Negeri 2 Takalar.

Sebanyak 49 guru IPA dari berbagai SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Takalar hadir memadati lokasi acara. Antusiasme para pendidik ini mencerminkan tingginya kebutuhan adaptasi teknologi digital di ruang-ruang kelas, khususnya dalam menyongsong transformasi pendidikan berbasis teknologi di Sulawesi Selatan.

Sinergi Akademisi dan Praktisi Pendidikan

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dibuka secara resmi dan dihadiri langsung oleh pimpinan dari kedua belah pihak. Ketua Jurusan Pendidikan IPA UNM, Prof. Dr. Hj. Ramlawati, M.Si., bersama Ketua MGMP IPA Kabupaten Takalar, Rusdianto, S.Pd., M.Sc., tampak hadir mengawal jalannya pembukaan hingga sesi pelatihan.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Hj. Ramlawati, M.Si. menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendampingi para guru di daerah agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi pedagogi. Pemanfaatan AI, menurutnya, bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk memperkaya metodologi pengajaran.

Senada dengan hal tersebut, Rusdianto, S.Pd., M.Sc., selaku Ketua MGMP IPA Kabupaten Takalar, mengapresiasi komitmen Jurusan Pendidikan IPA UNM yang terus konsisten memberikan wadah pengembangan kompetensi bagi guru-guru di Takalar. Ia berharap pelatihan ini menjadi pemantik semangat bagi peserta untuk mentransformasi cara mengajar di sekolah masing-masing.

Pembekalan Materi Komprehensif dan Praktik Langsung

Sesi pemaparan materi disajikan secara runtut oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Jurusan Pendidikan IPA UNM. Tim ini diketuai oleh Shoffan Fatkhulloh, S.Pd., M.Pd., serta beranggotakan para akademisi, yaitu:

  • St. Mutia Alfiyanti Muhiddin, S.Pd., M.Pd.
  • Dr. Yulianti Yusal, S.Pd., M.Pd.
  • Arie Arma Arsyad, S.Pd., M.Pd.

Pelatihan dirancang secara interaktif melalui dua segmen materi utama yang dipadukan dengan sesi praktik terpadu:

  1. Pengenalan Tools Gemini AI

Sesi pertama berfokus pada pembekalan dasar mengenai konsep generative AI, keunggulan ekosistem Gemini AI, serta teknik penyusunan petunjuk (prompting) yang efektif. Tim fasilitator memperagakan bagaimana Gemini AI dapat dioptimalkan untuk memproses data visual, menyusun draf materi sains yang kompleks, hingga memetakan konsep-概念 IPA agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik tingkat SMP.

  1. Etika Integrasi AI dan Praktik Penyusunan LKM

Sesi kedua mendalami hal-hal kritis yang wajib diperhatikan saat mengintegrasikan AI ke dalam alur pembelajaran, seperti validasi akurasi materi (menghindari hallucination AI), perlindungan privasi data murid, dan pertimbangan etika akademis.

Setelah pembekalan teori, seluruh peserta langsung diajak berpraktik menyusun Lembar Kerja Murid (LKM) berbasis pemikiran kritis dan pemecahan masalah. Dalam sesi praktik ini, para guru memanfaatkan Gemini AI untuk membuat variasi soal cerita, merancang langkah eksperimen IPA yang kreatif, serta menyusun rubrik penilaian yang adaptif.

Mendorong Optimalisasi AI di Luar Perangkat Administrasi

Ketua Tim PKM UNM, Shoffan Fatkhulloh, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa muatan utama dari pelatihan ini adalah mengubah pola pikir (mindset) pendidik dalam memandang teknologi kecerdasan buatan. Selama ini, kecenderungan pemanfaatan AI di kalangan pendidik masih terbatas pada pembuatan dokumen administrasi seperti modul ajar atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

“Kami ingin mendobrak batasan tersebut. Gemini AI memiliki potensi yang jauh lebih besar jika dieksplorasi secara mendalam. AI harus diposisikan sebagai mitra berpikir (thinking partner) untuk merancang media pembelajaran yang inovatif, variatif, dan relevan dengan karakteristik siswa,” ungkap Shoffan di sela-sela mendampingi peserta.

Melalui pelatihan ini, para guru IPA di Kabupaten Takalar diharapkan tidak lagi membatasi potensi AI sekadar sebagai alat bantu penyusun perangkat pembelajaran formal. Sebaliknya, teknologi ini diharapkan mampu menginspirasi lahirnya media pembelajaran IPA yang kontekstual—seperti simulasi fenomena alam, bahan bacaan bergambar, hingga petunjuk praktikum mandiri yang menarik bagi generasi digital.

Respon Positif Peserta dan Rencana Tindak Lanjut

Para peserta dari 49 sekolah SMP negeri dan swasta menyambut hangat pelaksanaan kegiatan ini. Sesi diskusi berlangsung hidup dengan banyaknya pertanyaan terkait kendala teknis dan strategi penerapan LKM hasil pelatihan di kelas masing-masing.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung hingga sore hari ini ditutup dengan penyerahan sertifikat secara simbolis dan komitmen bersama antara UNM serta MGMP IPA Takalar untuk terus memantau implementasi media pembelajaran yang telah dirancang para guru di sekolah masing-masing. Pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan mutu pendidikan IPA di Kabupaten Takalar menuju era digital yang berdaya saing.