TULUNGAGUNG, EDUKASIUPDATE.COM — Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memilih optik resmi dan mendapatkan pelayanan kesehatan penglihatan yang tepat menjadi salah satu perhatian Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (GAPOPIN).
Sebagai bentuk komitmen tersebut, GAPOPIN Pengurus Cabang Tulungagung–Trenggalek–Blitar melaksanakan audiensi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung pada Senin, 19 Oktober 2026.
Pertemuan ini membahas penguatan pembinaan pelaku usaha optik, peningkatan pemahaman mengenai perizinan, serta peluang kerja sama dalam kegiatan sosial di bidang kesehatan mata.
Audiensi diterima oleh Dr. Desi Lusiana Wardani, SKM, M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.
Hadir mendampingi, Fira Permata Sari, SKM, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan; Rintanantasari, S.Farm., Apt., M.Pharm.Sci., Apoteker Ahli Madya; serta Heru Santoso, S.KM, staf Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.
Edukasi Pemilik Optik Menjadi Perhatian
Salah satu hal yang mengemuka dalam pertemuan adalah pentingnya meningkatkan keanggotaan GAPOPIN di Kabupaten Tulungagung.
Kepala Dinas Kesehatan menilai jumlah anggota organisasi masih perlu ditingkatkan agar pembinaan dan komunikasi dengan pelaku usaha optik dapat menjangkau lebih banyak pihak.
Sejalan dengan itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan menyarankan agar GAPOPIN memberikan penjelasan yang lebih menyeluruh mengenai manfaat keanggotaan organisasi.
Pemilik usaha optik juga diharapkan dapat dikumpulkan dalam forum edukasi bersama, dengan melibatkan Dinas Kesehatan serta instansi perizinan sebagai narasumber.
Kegiatan semacam ini diharapkan membantu pelaku usaha memahami berbagai ketentuan dalam penyelenggaraan usaha optik, termasuk aspek legalitas, administrasi, dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.
Mengapa Memilih Optik Berizin Itu Penting?
Bagi masyarakat, memilih sarana optik yang memiliki legalitas merupakan salah satu langkah penting untuk memperoleh pelayanan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Keberadaan usaha optik yang tertib perizinan juga mendukung proses pembinaan dan pengawasan oleh instansi yang berwenang.
Dalam audiensi tersebut, GAPOPIN turut membahas rencana program stikerisasi optik berizin.
Dinas Kesehatan menyarankan agar program ini dikoordinasikan lebih lanjut dengan dinas perizinan sehingga penerapannya mengikuti mekanisme yang tepat.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu sarana edukasi bagi pelaku usaha dan konsumen. Namun, informasi pada stiker tetap harus didasarkan pada status perizinan yang dapat diverifikasi.
Dinkes Sambut Baik Program Bakti Sosial
Selain membahas pembinaan usaha, GAPOPIN juga menyampaikan program bakti sosial di bidang kesehatan penglihatan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menyambut baik program tersebut dan siap membantu penyediaan data calon peserta apabila diperlukan.
Dukungan koordinasi ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kegiatan sosial yang tepat sasaran.
Pemeriksaan mata secara berkala penting untuk membantu mengenali gangguan penglihatan, terutama bagi anak usia sekolah yang membutuhkan kemampuan penglihatan optimal selama mengikuti proses pembelajaran.
Melalui kegiatan sosial yang direncanakan, GAPOPIN berharap dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan mata.
Peluang Berkolaborasi dalam Hari Kesehatan Nasional
Pertemuan tersebut juga membuka peluang keterlibatan GAPOPIN dalam kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN).
GAPOPIN direncanakan akan diajak berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
Keterlibatan organisasi pengusaha optik dapat memberikan kontribusi melalui edukasi kesehatan mata dan kegiatan sosial sesuai perencanaan bersama instansi terkait.
Heru Santoso Menjadi PIC Koordinasi
Agar komunikasi antara organisasi dan Dinas Kesehatan berjalan lebih efektif, audiensi juga menghasilkan penunjukan Heru Santoso, S.KM, sebagai PIC koordinasi Dinkes dan GAPOPIN.
Dengan adanya penghubung tersebut, pembahasan lanjutan mengenai edukasi anggota, koordinasi program stikerisasi, serta kegiatan sosial diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih terarah.
Audiensi GAPOPIN Pengcab Tulungagung–Trenggalek–Blitar dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menjadi salah satu langkah dalam memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah daerah.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong tumbuhnya usaha optik yang profesional, tertib perizinan, serta memberikan manfaat bagi kesehatan penglihatan masyarakat.











