Scroll untuk baca artikel
Daerah

Dari Siaga Bencana hingga Cerdas Finansial, UPN Veteran Jawa Timur Edukasi Anak Panti Asuhan

×

Dari Siaga Bencana hingga Cerdas Finansial, UPN Veteran Jawa Timur Edukasi Anak Panti Asuhan

Sebarkan artikel ini
Picture3
Dokumentasi Tim UPN “Veteran” Jawa Timur bersama anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah Medokan Ayu

Edukasi Update, Surabaya – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Edukasi Kesiapsiagaan Bencana dan Kecerdasan Finansial pada Panti Asuhan Muhammadiyah Medokan Ayu. Kegiatan ini diselenggarakan pada Minggu (16/08/2026), mulai pukul 09.00 WIB, bertempat di Asrama Medokan Ayu, Surabaya. Sebanyak 16 anak asuh dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) mengikuti kegiatan yang dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menghadapi situasi darurat serta mengelola keuangan secara bijak.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan dari tim dosen UPN “Veteran” Jawa Timur, dan pengisian pre-test untuk mengetahui pemahaman awal peserta. Program kemudian dilanjutkan dengan dua rangkaian edukasi interaktif, yaitu Disaster Survival Camp: Ready, React, Survive! dan Finance Adventure Camp: From FOMO to Smart Decision. Kedua program tersebut menggabungkan penyampaian materi, diskusi, simulasi, dan kuis agar peserta dapat memahami materi melalui pengalaman belajar yang lebih menarik dan aplikatif.

Pada sesi pertama, Disaster Survival Camp: Ready, React, Survive!, peserta memperoleh edukasi mengenai pengenalan risiko bencana, tindakan penyelamatan diri, serta pentingnya memahami jalur evakuasi. Materi tidak hanya disampaikan melalui penjelasan, tetapi juga melalui tanya jawab, simulasi mitigasi bencana, dan praktik mengenali rambu jalur evakuasi. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami langkah-langkah dasar yang perlu diperhatikan ketika menghadapi keadaan darurat, termasuk mengenali petunjuk evakuasi dan mengikuti prosedur keselamatan.

Muhamad Fauzan Akbari, S.T., M.T., selaku anggota tim pengabdian, menekankan pentingnya edukasi mitigasi bencana yang disertai praktik langsung. “Kesiapsiagaan bencana perlu dibangun melalui pemahaman dan latihan, bukan hanya melalui penyampaian materi. Dengan mengenali risiko, memahami rambu jalur evakuasi, dan mempraktikkan prosedur keselamatan, anak-anak diharapkan lebih siap merespons situasi darurat dengan tepat serta mengikuti arahan evakuasi,” jelasnya.

Setelah sesi kesiapsiagaan bencana, peserta mengikuti Finance Adventure Camp: From FOMO to Smart Decision yang berfokus pada pengenalan kecerdasan finansial. Dalam sesi ini, anak-anak mempelajari perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, pentingnya membangun kebiasaan menabung, serta cara menentukan prioritas dalam menggunakan uang. Materi tersebut menjadi dasar untuk mengenalkan pengambilan keputusan keuangan sederhana sesuai kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki.

Untuk memperkuat pemahaman, sesi kecerdasan finansial dilengkapi dengan simulasi pengelolaan keuangan, tanya jawab, dan kuis interaktif. Peserta diajak menerapkan konsep yang telah dipelajari melalui aktivitas yang mendorong keterlibatan aktif. Pemberian hadiah kepada peserta yang aktif juga menjadi bentuk apresiasi sekaligus upaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

Ellyzabeth Putri Vizandra, S.A., M.A., selaku ketua tim pengabdian masyarakat sekaligus dosen Program Studi Akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur, menyampaikan bahwa kecerdasan finansial perlu dikenalkan sejak dini agar anak-anak terbiasa mengambil keputusan keuangan secara bijak. “Mengelola keuangan bukan sekadar tentang menabung, tetapi juga tentang kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan serta menentukan prioritas dalam menggunakan uang. Kami berharap edukasi ini menjadi bekal bagi anak-anak untuk membangun kebiasaan finansial yang bertanggung jawab sejak dini,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan ini didukung oleh pihak Panti Asuhan (LKSA) Muhammadiyah Medokan Ayu melalui koordinasi, penyediaan tempat, pengondisian peserta, dan pendampingan selama kegiatan. Dukungan mitra menjadi bagian penting dalam memastikan rangkaian edukasi dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan karakteristik peserta.

Tim pengabdian juga menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengevaluasi pemahaman peserta dalam aspek kecerdasan finansial dan kesiapsiagaan bencana. Pengolahan hasil evaluasi diperlukan untuk mengetahui perubahan pemahaman setelah peserta mengikuti program. Dengan demikian, hasil pengukuran tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi tim dalam menilai pelaksanaan kegiatan dan merancang pengembangan program edukasi berikutnya.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 atau Quality Education melalui penyediaan edukasi yang relevan dan aplikatif, serta SDG 11 atau Sustainable Cities and Communities melalui pengenalan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Kedua fokus tersebut menunjukkan bahwa pendidikan bagi anak tidak hanya mencakup pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis untuk menjaga keselamatan diri dan membangun kebiasaan keuangan yang bertanggung jawab.

Melalui kombinasi edukasi dan praktik langsung, UPN “Veteran” Jawa Timur berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan kesadaran anak-anak mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana sekaligus kecakapan mengelola keuangan sejak dini. Program ini juga menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan pembelajaran yang bermanfaat bagi masyarakat.

Penulis: Ellyzabeth Putri Vizandra, Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UPN “Veteran” Jawa Timur.